31/03/13

Melihatmu, Kebahagiaanku?

Faliq Ayken


Mendadak aku diam seketika
Bersua meskipun tak bersapa
Aku bingung harus berbuat apa
Yang jelas aku sangat bahagia

Warna hitam itu melekat di tubuhmu
Diselingi warna merah muda yang memesona
Bagai paduan keindahan dan kesenangan
Dia berjalan di depanku, oh Tuhan aku senang

Masih ada hati ini sampai datangnya nanti
Maafkan aku telah membuatmu sakit hati
Walau kita sama-sama tahu, ia mengikuti diriku
Sama sekali tak marah, bahagiamu bahagiaku

Maaf aku tak menyapa saat bersua
Karena itu pilihanku untuk kebahagiaanmu
Semoga juga untuk kebahagiaanku
Saat ini, melihatmu saja aku senang tak terkira

Tuhan, jagalah dan tuntunlah dia
Agar dia selalu ada di jalan-Mu
Maafkan aku Tuhan, aku tak menyapa saat bersua
Dengan dia, orang yang aku cinta


Ciputat,
Kamis, 18 Juni 2009

28/03/13

Mimpi Malam Itu

Faliq Ayken


Ada kau menyapaku
Di mimpiku malam itu
Aku senang kau ada
Menyapa dengan cinta

Tersenyum sumringah
Bahkan aku pasrah
Saat kau memelukku penuh gairah
Gairah cinta yang terejawantah

Aku larut dalam mimpi malam itu
Selalu bersama, selalu ada sapa
Kau lakukan dengan cinta tulusmu

Aku masih ada untukmu
Sampai sekarang, takkan lekang
Aku ingin menyapamu memelukmu
Walau hanya dalam mimpi malam


Ciputat,
Rabu, 17 Juni 2009

22/03/13

Cerita, Berita, dan Doa

Faliq Ayken


Sebelas Januari, kau ingin menyatu denganku
Dengan meyakinkanku untuk jadi kekasihmu
Alangkah indah mengingat hari itu
Memulai kisah memadu kasih

Kejujuranmu, buatku sulit untuk membencimu
Ketika mengingatmu, aku tersenyum manis
Mengingat kejujuran yang kau berikan

Kejujuran ada di perjalananmu
Kejujuran ada di pemikiranmu
Yang selalu kau tanamkan
Di catatan kita, di suatu masa

Membaca itu kesukaanmu
Begitu pun denganku
Kita memang benar-benar menyatu
Ooh.. indahnya masa-masa itu

Hari ini, Sabtu 30 Mei 2009
Kutulis dengan penuh harap
Di hari yang sangat sakral
Memulai perjalanan kejujuran
Yang pasti akan kau lakukan kemudian

Suamimu adalah surgamu
Taat dan patuhlah!
Jadilah istri yang sholihah!
Kau layak mendapatkannya

Doaku selalu untukmu
Dekaplah suamimu, seperti kau mendekap Tuhanmu
Duh Gusti, izinkan aku memohon kepada-Mu
Jadikan keluarganya sakinah mawaddah warahmah
Jadikan keluarganya selalu diselimuti kasih sayang-Mu

Selamat menempuh hidup baru, kekasih!


Ciputat,
Sabtu, 30 Mei 2009

21/03/13

Mengingatmu

Faliq Ayken


Merasakanmu, cukup satu
Hanya dengan mengingatmu
Mengarungi waktu, di masa lalu
Buatku jatuh, terbunuh

Tak sadarkah kamu?

Tunjukkan padaku!
Kau mampu menjawab semua itu
Agar semua tahu, kau penipu
Menipu keputusanmu, di ruang itu

Tak sadarkah kamu?

Pilihanmu adalah kepribadianmu
Biarlah waktu mengetahui hal itu
Agar kau tahu, kau penipu
Menipu keputusanmu

Mengingatmu, buatku malu
Tak sadarkah kamu?


Ciputat,
Kamis, 28 Mei 2009

19/03/13

Mimi Aya

Faliq Ayken


Mengingatmu, kehampaanku hilang
Memikirkanmu, air mataku datang

Itulah kau: permata hatiku
Tak pernah hilang dari ingatan
Betul-betul mengagumkan

"Belajarlah sungguh-sungguh!" pesanmu
Kau tak pernah lelah ingatkan aku
Sampai kau hidup kembali

Tuhan, Mimi layak berada di surga-Mu
Karena aku bersaksi, Mimi selalu di jalan-Mu
Kasih sayang-Mu aku panjatkan
Hanya untuk Mimi Hj. Nihayah Anwar


Ciputat,
Senin, 25 Mei 2009

18/03/13

Inginku

Faliq Ayken


Lelah menafsir malam
Dalam hening aku terpaku
Berdiri kagum menatap rembulan-Mu

Oo.. Tuhan
Aku ingin seperti rembulan
Bermanfaat penuh kelembutan

Oo.. Tuhan
Fenomena yang engkau berikan
Membuatku terperangah
Engkau begitu indah

Oo.. Tuhan
Bukalah tabir di hatiku
Agar aku bisa baca noumena-Mu

Semoga air mataku tak kering
Mengalir dalam sujudku
Mengalir dalam dzikirku
Membasahi nafas kehidupanku

Oo.. Tuhan
Aku hanya manusia biasa
Peluklah aku! Aku hanya ingin memeluk-Mu


Ciputat,
Minggu, 24 Mei 2009

15/03/13

Air Mata

Faliq Ayken


Air mata
Kenapa engkau selalu menemaniku?
Tidak lelahkah engkau?

Air mata
Aku ingin engkau pergi jauh
Semakin kemari, engkau selalu ada

Air mata
Aku bingung dengan engkau
Aku mencoba tegar
tapi aku tak bisa

Air mata
Berikan padaku jawabmu

Air mata, aku tanya:
Apakah engkau selalu ada untuk orang-orang yang sedih saja?
Apakah engkau juga selalu ada untuk orang-orang gembira saja?
Sudah pasti engkau akan menjawab keduanya
Aku senang mendengarnya, karena itu harapku

Aku dan engkau adalah sahabat sejati
Terima kasih, engkau selalu menemaniku
Walau terkadang aku ingin mengeringkanmu

Air mata
Titip salamku untuknya
Karenanya, aku dan engkau masih bersama


Ciputat,
Sabtu, 23 Mei 2009

13/03/13

Aku Pada-Mu

Faliq Ayken


Ya Allah.. Ya Robbi..
Ya Allah.. Ya Robbi..

Aku mohon kepada-Mu ya Allah
Berikanlah cahaya-Mu di hatiku
Aku mohon kepada-Mu ya Robbi
Berikanlah aku pemahaman seperti Nabi-Mu

Karena aku sayang pada-Mu
Karena aku selalu milik-Mu
Karena aku tahu semua milik-Mu
Karena aku tahu kembali pada-Mu

Aku takkan pernah tahu semua rahasia-Mu
Aku hanya hamba-Mu, takkan bisa menyamai-Mu

Betapa lemah aku ini ya Allah
Berikanlah cahaya-Mu di hatiku
Betapa lemah aku ini ya Robbi
Berikanlah cahaya-Mu di hatiku


Kertamukti,
Jumat, 22 Mei 2009

Huruf Liar -Blog Puisi Faliq Ayken by Ourblogtemplates.com 2014